Bagaimana menangani perasaan anak-anak.
About FEELINGS
"what bothers me about kids is how thet cry and carry on over the least little thing.And there's no reasoning with them"
When their unhappy feelings are denied or dismissed, children often become more upset.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Contoh 1
Dear Son : I made a rabbit in school and it broken.
Dear Daddy : Thats nothing to cry about. It's only the ear that's broken.
Contoh 2
Dear Daughter : Kakak buat layang-layang kat sekolah, tapi layang-layang kakak senget.
Dear Mummy : Alaaa...takpe senget je bukan tak jadi langsung.
Walaupun diberi penyelesaian secara logik, anak-anak masih tidak boleh terima.
Even a logical solutions from the parent doesn't seem to help.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Contoh 1
Dear Daddy : You can make a new rabbit.
Dear Son : I don't want a new rabbit. I want my old one!
Contoh 2
Dear Mummy : Kakak boleh buat semula kan....
Dear Daughter : Taknak buat semula, kakak nak yang ini jugak.
Children Want You to Know What They're Feeling
Adakalanya mendengar (sahaja) itu lebih baik.
Sometimes it helps if you just listen.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Contoh 1
Dear Son : The teacher gave us clay and I made a rabbit and it fell and his ear broke.
Dear Daddy : (tinggalkan pekerjaan kita sebentar, letak peralatan yang sedang kita gunakan) dan (memandang muka anak sambil mendengar dengan penuh perhatian)
Contoh 2
Dear Daughter : Cikgu Ana ajarkan kakak dan kawan-kawan buat layang-layang. Tapi kakak tak pandai nak gamkan buluh ni. Jadi layang-layang kakak senget.
Daer Mummy : (tinggalkan pekerjaan kita sebentar, letak peralatan yang sedang kita gunakan) dan (memandang muka anak sambil mendengar dengan penuh perhatian)
Adakalanya perkataan seperti "ohh" atau "mmm" membuatkan anak rasa difahami.
Sometimes a word, like "ohh" or "mmm", lets them know you understand.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Contoh 1
Dear Son : And now my rabbit has only one ear.
Dear Daddy : Ohh...
Contoh 2
Dear Daughter : Layang-layang kakak senget, tak cantik...
Dear Mummy : Mmm...