Sunday, June 1, 2014

Revision (ulangkaji) Books : How To Be The Parent You Always Wanted To Be

Bagaimana menangani perasaan anak-anak.

About FEELINGS 
"what bothers me about kids is how thet cry and carry on over the least little thing.And there's no reasoning with them"

Anak-anak akan kecewa apabila perasaan tidak gembira mereka dinafikan dan tidak diendahkan.
When their unhappy feelings are denied or dismissed, children often become more upset.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Contoh 1
Dear Son : I made a rabbit in school and it broken.
Dear Daddy : Thats nothing to cry about. It's only the ear that's broken.

Contoh 2 
Dear Daughter : Kakak buat layang-layang kat sekolah, tapi layang-layang kakak senget.
Dear Mummy : Alaaa...takpe senget je bukan tak jadi langsung.


Walaupun diberi penyelesaian secara logik, anak-anak masih tidak boleh terima.
Even a logical solutions from the parent doesn't seem to help.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Contoh 1 
Dear Daddy :  You can make a new rabbit.
Dear Son : I don't want a new rabbit. I want my old one!

Contoh 2
Dear Mummy : Kakak boleh buat semula kan....
Dear Daughter : Taknak buat semula, kakak nak yang ini jugak.



Children Want You to Know What They're Feeling

Adakalanya mendengar (sahaja) itu lebih baik.
Sometimes it helps if you just listen.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Contoh 1
Dear Son : The teacher gave us clay and I made a rabbit and it fell and his ear broke.
Dear Daddy : (tinggalkan pekerjaan kita sebentar, letak peralatan yang sedang kita gunakan) dan (memandang muka anak sambil mendengar dengan penuh perhatian)

Contoh 2
Dear Daughter : Cikgu Ana ajarkan kakak dan kawan-kawan buat layang-layang. Tapi kakak tak pandai nak gamkan buluh ni. Jadi layang-layang kakak senget.
Daer Mummy : (tinggalkan pekerjaan kita sebentar, letak peralatan yang sedang kita gunakan) dan (memandang muka anak sambil mendengar dengan penuh perhatian)



Adakalanya perkataan seperti "ohh" atau "mmm" membuatkan anak rasa difahami.
Sometimes a word, like "ohh" or "mmm", lets them know you understand.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Contoh 1
Dear Son : And now my rabbit has only one ear.
Dear Daddy : Ohh...

Contoh 2
Dear Daughter : Layang-layang kakak senget, tak cantik...
Dear Mummy : Mmm...